Lengkap, Pengertian Eubacteria dan Pembagian Kelas-Kelasnya
Halo sahabat ruangbio.com, kali ini kita akan membahas hal yang berkaitan dengan Bakteri yaitu Eubacteria dan kelas-kelasnya.
Bakteri itu apa? Apa sama dengan Virus?
Bakteri tidak sama dengan virus ya sob, buat sobat yang ingin tahu Apa itu virus, Virus berasal dari bahasa Latin yang berarti ’racun’. Hampir semua ”virus” menimbulkan penyakit pada makhluk hidup lain.
Sedangkan Bakteri.
Pengertian Eubacteria
Perlu kita ketahui bahwa bakteri sebenarnya terdiri dari 2 kelompok, yakni kelompok Archaebacteria dan Eubacteria. Kelompok ini terbentuk karena ditemukan perbedaan pada RNA ribosom.
Apa sih itu Eubacteria?
Eubacteria adalah bakteri yang bersifat prokariot. Inti dan
organelnya tidak memiliki membran, bersifat uniseluler, bersifat
mikroskopik, serta mempunyai dinding sel yang tersusun dari
peptidoglikon.
Sel dari pada Eubacteria dapat berbentuk bulat atau batang yang lurus, terpisah-pisah atau membentuk koloni berupa rantai, serta bertindak sebagai
dekomposer pengurai.
Eubacteria hidup secara parasit dan patogenik.
Akan tetapi, ada pula yang bersifat fotosintetik dan kemoautotrof.
Eubacteria menjadi unsur yang sangat penting dalam proses daur ulang
nitrogen dan elemen lain.
Selain itu, beberapa Eubacteria dapat
dimanfaatkan dalam proses industri.
Eubacteria terbagi menjadi enam
filum, yaitu bakteri ungu, bakteri hijau, bakteri gram positif, Spirochaet,
Prochlorophyta, dan Cyanobacteria.
Beberapa Eubacteria bergerak secara peritrik atau tidak bergerak.
Beberapa kelas dalam Eubacteria adalah sebagai berikut
Kelas-Kelas Eubacteria
Kelas Azotobacteraceae
Ciri-ciri yang dimiliki oleh bakteri kelas Azotobacteraceae adalah
sel berbentuk batang, hidup bebas di dalam tanah, mirip sel khamir,
dan pada kondisi aerob dapat menambat N2
.
Misalnya, Azotobacter
Chlorococcum, Azotobacter indicus, dan Azotobacter agilis.
Kelas Rhizobiaceae
Ciri-ciri bakteri kelas Rhizobiaceae adalah sel berbentuk batang
atau bercabang, bersimbiosis dengan legominosae, membentuk bintil
akar, dan mengonversi nitrogen udara yang dapat bermanfaat bagi
tumbuhan leguminosae.
Misalnya, Rhizobium leguminosarum membentuk
bintil akar pada akar Lathyrus, Pisum, Vicia; Rhizobium japonicum pada
kedelai; Agrobacterium tumefaciens menimbulkan pembengkakan pada
akar pohon.
Kelas Micrococcaceae
Ciri-ciri bakteri kelas Micrococcaceae adalah sel berbentuk peluru,
berbentuk koloni tetrade, serta kubus dan massa tidak beraturan.
Contohnya, Sarcia dan Staphyloccus aureus yang bersifat patogen serta
dapat menimbulkan berbagai penyakit.
Kelas Enterobacteriaceae
Eubacteria yang terdapat dalam kelas Enterobacteriaceae dapat
menimbulkan fermentasi anaerobik pada glukosa atau laktosa, hidup
sebagai dekomposer pada serasah atau patogen pada manusia, juga
pada saluran pernapasan dan saluran kencing Vertebrata.
Contohnya,
E. coli yang terdapat di usus besar manusia dan Vertebrata; Salmonela
typhosa, yaitu patogen penyebab penyakit tifus; serta Shigella
dysenteriae penyebab disentri.
Kelas Lactobacillaceae
Sel Lactobacillaceae berbentuk peluru dan dapat menimbulkan
fermentasi asam laktat.
Contohnya, Lactobacillus caucasicus yang
membantu pembuatan yogurt; Streptococcus pyogenes yang dapat
menimbulkan nanah atau keracunan darah pada manusia; serta
Diplococcus pneumoniae sebagai penyebab pneumonia.
Kelas Bacillaceae
Sel Bacillaceae berbentuk batang dan berfungsi sebagai pembentuk
endospora. Misalnya, Bacillus antraks penyebab penyakit antraks dan
Clostridium pasteurianum, yaitu bakteri anaerob penambat N2.
Kelas Neisseriaceae
Sel Neisseriaceae berbentuk peluru dan umumnya berpasangan.
Misalnya, Neisseria meningitidis, yaitu bakteri penyebab meningitis;
Neisseria gonorrhoeae penyebab penyakit kencing nanah; serta
Veillonella parvula berada di mulut dan saluran pencernaan manusia dan
hewan.
Sekian dulu dan sampai jumpa 👋👋
Referensi:
-Buku Biologi 1 untuk Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah Kelas X (Penulis: Ari Sulistyorini)


Posting Komentar untuk "Lengkap, Pengertian Eubacteria dan Pembagian Kelas-Kelasnya"
Posting Komentar